Buku ini memberikan perspektif yang utuh untuk memahami sistem dan nilai-nilai adat di Maluku dalam relasinya dengan dinamika keberagaman masyarakat. Penulis menuntun kita untuk meyakini bahwa sistem kearifan lokal menyediakan berbagai instrumen rekonsiliatif yang dapat digunakan untuk membangun perdamaian di Maluku.
Setelah Indonesia merdeka, kaum muslim dan Kristen secara terampil kembali beradaptasi dengan konstelasi kekuasaan baru dan mengambil jalur yang amat berlainnan, sehingga mereka saling teralienasi. Pecahlah kerusuhan Ambon 1999, suatu peristiwa yang amat disesalkan namun menyadarkan kembali betapa penting persatuan demi hidup bersama yang harmonis. Sejak itu banyak upaya dilakukan untuk mengemb…