Buku ini berisi pergumulan perjalanan dwitunggal (Sukarno-Hatta) sekaligus penegasan bahwa mereka bukan dipaksa untuk memproklamasikan kemerdekaan RI, namun Proklamasi kemerdekaan RI sebenarnya sdah menjadi bagian dari strategi mereka yang dirancang sejak tahun 1920-an.